SEJARAH LAHIRNYA PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA SECARA SINGKAT

Cari informasi sejarah lahirnya pancasila sebagai dasar negara secara singkat, ringkasan sejarah lahirnya pancasila yang harus diketahui bangsa Indonesia!

Sejarah lahirnya pancasila sebagai dasar negara secara singkat sudah seharusnya diketahui oleh seluruh bangsa Indonesia.  Hal ini sebagai sebuah upaya bangsa Indonesia menghargai dan meneruskan perjuangan para tokoh lembaga pembela bangsa yang terdahulu.  Karena pada kenyataannya bahwa perjuangan para toko bangsa zaman dahulu tidaklah mudah untuk membebaskan Indonesia dari penjajahan.  Bahkan hingga tiba saatnya kemerdekaan Indonesia diraih dari kegigihan dan persatuan seluruh rakyat Indonesia melawan penjajah.  Perumusan dasar negara bangsa Indonesia yakni Pancasila melewati beberapa rangkaian yang tidak mudah.  Untuk itu penting dari sejak dini semua generasi penerus bangsa ini mengetahui ringkasan sejarah lahirnya pancasila.  Mungkin anda pernah mendengar sekilas sejarah lahirnya pancasila sebagai dasar negara secara singkat yang diambil dari kitab sutasoma.  Pancasila secara bahasa berasal dari bahasa Sansekerta yaitu panca berarti lima, dan sial berarti dasar atau asas.  Hingga detik ini hanya satu dokumen sejarah yang ditemukan terkait pemilihan kata Pancasila yakni kita Sutasoma.  Selain Pancasila sejarah penetapan semboyan bangsa Indonesia pada ringkasan sejarah lahirnya pancasila juga terdapat pada kitab Sutasoma.  Semboyan bangsa yakni Bhineka Tunggal Ika ternyata diambil dari kata Tan Hana Dharma Magrwa.  Makna pemilihan Pancasila sebagai dasar negara ini tentunya memiliki tujuan mulia dari awal mula pemilihan kata dasar itu sendiri.  Secara lengkap akan kita bahas pada pembahasan selanjutnya.

 

sumber: http://sinitu.idampsejarah-lahirnya-pancasila-sebagai-dasar-negara-di-indonesia-1.jpg

Berikut Ini Penjelasan Secara Detail Sejarah Lahirnya Pancasila Sebagai Dasar Negara Secara Singkat!

Dari ringkasan sejarah lahirnya pancasila ternyata kata Pancasila adalah sebuah kata kerja yang berarti pelaksanaan norma kesusilaan terdiri 5 poin.  Kelima poin dari dasar kata Pancasila itu sendiri adalah dilarang melakukan kekerasan, dilarang mencuri, dilarang mendengki, dilarang berbohong dan dilarang minuman keras.  Semakin berkembangnya zaman Pancasila kemudian sering sekali muncul pada pidato tokoh-tokoh besar.  Namun tokoh pejuang bangsa yang lantang menyerukan bahwa Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah Ir. Soekarno.  Jika menelisik lebih dalam bahwa proses sejarah lahirnya pancasila sebagai dasar negara secara singkat terbentuk dari serangkaian sidang-sidang.  Tentunya jika anda belajar sejarah sering sekali mendengar banyaknya sidang yang bersejarah diselenggarakan oleh tokoh pembela negara.  Hingga ditetapkannya bahwa tanggal 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila.  Karena jika melihat ringkasan sejarah lahirnya pancasila pada tanggal tersebut terjadi sebuah sejarah penting untuk negara Indonesia.  Jika dilihat sejarah singkat bahwa susunan sila yang ada pada Pancasila sebagai Ideologi Bangsa ini beberapa kali mengalami perubahan.

Agar kecintaan bangsa ini semakin kuat terhadap bangsa Indonesia untuk kehidupan yang lebih baik lagi.  Maka seluruh bangsa Indonesia harus tahu beberapa keputusan penting bagi negara ini hingga lahirnya Pancasila sebagai dasar negara.  Adapun beberapa proses sejarah lahirnya pancasila sebagai dasar negara secara singkat dari beberapa sidang penting yang harus anda ketahui, adalah:

  1. Terbentuknya BPUPKI (29 April 1946)

Ringkasan sejarah lahirnya pancasila pertama dimulai dari terbentuknya BPUPKI.  Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) bertujuan membahas hal-hal yang berkaitan dengan tata pemerintahan.  Termasuk proses pembentukan dasar negara Indonesia.  Dari sidang BPUPKI ini lah yang menjadi sejarah lahirnya pancasila sebagai dasar negara secara singkat.  Sidang yang diketuai oleh Dr. Radjiman Widyodiningrat dengan 33 pembicara pada sidang pertama tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945, memiliki hasil berikut ini:

         Mohammad Yamin (29 Mei 1945)

Pada sidang BPUPKI yang pertama Mohammad Yamin memberikan beberapa usulan 5 dasar sila pada Pancasila sebagai dasar negara.  Pada pidato yang tidak tertulis beliau memberikan usulan peri kebangsaan, peri kemanusiaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan dan kesejahteraan rakyat.  Namun beliau juga memberikan usulan secara tertulis pada naskah rancangan UUD Republik Indonesia yaitu:

  • Ketuhanan Yang Maha Esa
  • Kebangsaan Persatuan Indonesia
  • Rasa Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
  • Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmah Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
  • Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

       Soepomo (31 Mei 1945)

Proses perumusan sejarah terbentuknya Pancasila Soepomo juga memberikan beberapa usulan.  Adapun 5 asas Negara Republik Indonesia berikut ini:

  • Persatuan
  • Kekeluargaan
  • Keseimbangan Lahir dan Batin
  • Musyawarah
  • Keadilan Rakyat

       Soekarno (1 Juni 1945)

Pada sidang BPUPKI I Ir. Soekarno juga memberikan usulan dasar negara yang terdiri dari 5 poin, meliputi:

  • Kebangsaan Indonesia
  • Internasionalis-me atau Perikemanusiaan
  • Mufakat atau Demokrasi
  • Kesejahteraan Sosial
  • Ketuhanan yang Berkebudayaan

  1. Terbentuknya Panitia Sembilan (22 Juni 1945)

Hasil sidang usulan 5 asas dasar negara Indonesia yakni Pancasila pada sidang BPUPKI pertama ditampung terlebih dahulu.  Yang mana kemudian dibentuk panitia yang lebih kecil.  Panitia tersebut dikenal dengan nama Panitia Sembilan.  Panitia yang beranggotakan sembilan orang ini pada sejarah lahirnya pancasila sebagai dasar negara secara singkat berhasil merumuskan sebuah naskah.  Naskah yang disusun panitia sembilan pada ringkasan sejarah lahirnya pancasila dikenal dengan Piagam Jakarta, yang menghasilkan rumusan Pancasila berikut ini:

  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

  1. Pelaksanaan Sidang BPUPKI II (10 Juli – 16 Juli 1945)

Tahap selanjutnya pada proses sejarah lahirnya pancasila sebagai dasar negara secara singkat juga membahas hasil kerja panitia sembilan.  BPUPKI mengadakan sidang yang kedua dengan menghasilkan beberapa keputusan penting pada proses ringkasan sejarah lahirnya pancasila, berikut ini:

  1. Kesepakatan dasar negara Indonesia yaitu Pancasila yang tertuang pada piagam Jakarta
  2. Negara Indonesia berbentuk negara Republik kesepakatan 55 suara dari 64 orang yang hadir
  3. Kesepakatan wilayah Indonesia meliputi wilayah Hindia Belanda, Timor Timur, hingga Malaka
  4. Pembentukan tiga panitia kecil sebagai panitia perancang UUD, Panitia Ekonomi dan Keuangan, Panitia Pembela Tanah Air

Hingga pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia secara resmi memproklamasikan kemerdekaannya yang bebas dari penjajahan.  Namun selanjutnya BPUPKI diganti dengan PPKI dibentuk untuk menyempurnakan rumusan Pancasila yang tercantum pada UUD 1945.

  1. Sidang PPKI (18 Agustus 1945)

Dalam sejarah lahirnya pancasila sebagai dasar negara secara singkat bahwa sidang PPKI dilaksanakan sehari setelah proklamasi kemerdekaan.  Ternyata untuk beberapa rakyat Indonesia yang tinggal di timur bagian negara Indonesia keberatan dengan bunyi sila pertama pada Piagam Jakarta.  Untuk itu melalui usulan Mohammad Hatta sila pertama Piagam Jakarta pada ringkasan sejarah lahirnya pancasila berbunyi “Ketuhanan Yang Kewajiban Menjalankan Syariat Islam Bagi pemeluk-pemeluknya” diganti.  Sehingga bunyi pancasila menjadi:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Demikianlah penjelasan sejarah lahirnya pancasila sebagai dasar negara secara singkat, ringkasan sejarah lahirnya pancasila yang harus kita ketahui.  Agar sebagai bangsa Indonesia kita menjunjung tinggi artinya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang menjalankan dasar negara Pancasila.  Mengingat semua proses penetapan ringkasan sejarah lahirnya pancasila disesuaikan dengan kondisi bangsa Indonesia yang tersusun dari keragaman.  Untuk mencapai tujuan dan cita-cita nasional bangsa Indonesia adil dan makmur.

 

 

Add Comment