PRINSIP SISTEM EKONOMI ISLAM PDF BERDASARKAN ALQUR’AN

  • Whatsapp
sumber: https://www.sekolahan.co.id/pengertian-ciri-prinsip-kelebihan-dan-kekurangan-sistem-ekonomi-islam/

Cari informasi prinsip ekonomi islam, prinsip ekonomi islam pdf, prinsip sistem ekonomi islam yang dianut oleh penduduk islam di dunia, termasuk di indonesia. KLIK DISINI!

Prinsip ekonomi islam, prinsip ekonomi islam pdf, prinsip sistem ekonomi islam merupakan hal yang cukup penting dan menjadi pedoman para penduduk islam. Dalam menjalankan usaha perdagangan. Ekonomi adalah hal mendasar yang dibutuhkan oleh manusia untuk hidup dan berkembang di muka bumi.  Selain itu tanpa terpenuhinya kebutuhan ekonomi manusia, tentu saja dalam aktivitas dan proses hidup manusia di muka bumi ini akan terganggu.  Dan dapat diketahui bahwa dalam keseharian manusia membutuhkan yang namanya makan, minum, hidup, dan berumah tangga.  Tentu semua aktivitas ini membutuhkan model dan transaksi ekonomi secara intens. Maka dalam proses menjalankan aktivitas ini, tentu saja masalah ekonomi pun harus diatur agar tidak terjadi kesenjangan sosial.  Agar tidak terjadi permasalahan beda kelas sosial yang sangat tinggi.  Atau ketidakadilan ekonomi yang bisa berakibat pada kemiskinan.  Atau bahkan hal – hal yang mengakibatkan ketidakberdayaan manusia.  Maka dari itu, salah satu ajaran islam mengantarkan manusia untuk dapat mengarahkan aktivitas ekonominya.  Sesuai dengan prinsip – prinsip ekonomi islam dan berbagai ajaran islam mengenai hal ekonomi. Islam adalah agama yang berorientasi kepada kebaikan dan keadilan seluruh manusia.  Islam juga senantiasa mengajarkan agar manusia mengedepankan keadilan, keseimbangan dan juga kesejahteraan bagi semuanya.  Karena Islam tidak mengajarkan akan hal kesenjangan sosial, prinsip siapa cepat dan siapa menang.

sumber: https://www.sekolahan.co.id/pengertian-ciri-prinsip-kelebihan-dan-kekurangan-sistem-ekonomi-islam/

Ayat Al – Qur’ an Mengenai Prinsip Sistem Ekonomi Islam

Seperti yang sudah di bahas di atas jika agama islam tidak mengajarkan pada kesenjangan sosial, prinsip siapa cepat dan siapa menang.  Atau pada kekuasaan hanya dalam satu kelompok atau orang tertentu saja. Prinsip ini pun diajarkan islam dalam hal ekonomi. dalam hal ekonomi, islam pun ikut mengatur dan memberikan arahan atau pencerahan. Tujuannya agar umat manusia tidak terjebak kepada ekonomi yang salah atau keliru. Aturan – aturan islam mengenai ekonomi diantaranya seperti:

  1. Membuat catatan keuangan
  2. Membayar pajak
  3. Menjual dengan neraca yang adil
  4. Larangan judi dan mengundi nasib dengan panah
  5. Masalah kewajiban zakat, infaq, shodaqoh
  6. dan lain – lain.

Dalam perekonomian islam tentunya sangat berbeda dengan ekonomi yang mengarah kepada prinsip kapitalisme atau liberalisme.  Karena dalam ekonomi islam bertujuan agar terpenuhinya kebutuhan manusia, bukan hanya satu orang saja melainkan seluruh umat manusia.  Secara keseluruhan agar dapat hidup berkualitas dan menunaikan ibadah dengan baik. Sedangkan prinsip liberalisme dan kapitalisme hanya berdasarkan kepada pemilik modal.  Pasar bebas, dan tidak berpihaknya pada masyarakat lemah atau kurang mampu. Prinsip ekonomi islam pdf tentunya tidak hanya bergantung atau memberikan keuntungan kepada salah satu atau sebagian pihak saja.  Untuk ajaran islam menghendaki transaksi ekonomi dan kebutuhan ekonomi dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran manusia hidup di muka bumi. Untuk prinsip ekonomi islam yang cukup dasar juga dilandaskan kepada rukun islam, fungsi iman kepada Allah SWT, Dasar hukum islam, Rukun iman, Sumber syariat Islam. Dan dibawah ini adalah prinsip – prinsip ekonomi islam dalam islam yang senantiasa ada dalam aturan islam.

  1. Keadilan dan keseimbangan dalam berniaga

Menurut surat QS Al isra : 35 yang berbunyi : Dan sempurnakanlah takaran apabila kami menakar.  dan timbanglah dengan neraca yang benar.  Itulah yang utama bagimu dan lebih baik akibatnya.  Allah memerintahkan manusia ketika melaksanakan keniagaan maka harus dengan keadilan dan keseimbangan. Hal ini juga menjadi dasar untuk ekonomi dalam dunia islam.  Perniagaan haruslah sesuai dengan neraca yang digunakan. Transaksi keuangan yang digunakan dan juga standar ekonomi yang diberlakukan.  Dan jangan sampai ketika bertransaksi kita membohongi.  Melakukan penipuan atau bahkan menutupi kekurangan atau kelemahan dari apa yang kita transaksikan.  Tentu saja segalanya akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

 

  1. Transaksi keuangan yang jelas dan tercatat

Menurut surat QS Al baqarah : 282 yang berbunyi: Hal ini sebagaimana Allah sampaikan, “ Hai orang – orang yang beriman. Apabila kamu bermu’ amalah. Tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan hendaklah kamu menuliskannya.  Dan hendaklah seorang penulis diantara kami menuliskannya dengan benar.  Hal ini dimaksudkan untuk transaksi keuangan yang diperintahkan islam adalah transaksi keuangan yang tercatat dengan baik.  Untuk transaksi apapun di dalam islam diperintahkan untuk dicatat dan ditulis di atas hitam dan putih.  Bahkan ada juga saksi dalam transaksi ini.  Dalam zaman modern ini maka ilmu akuntansi tentu harus digunakan dalam aspek ekonomi.  Hal ini tentu saja menghindari pula adanya konflik dan permasalahan di kemudian hari.  Manusia bisa saja lupa dan lalai, untuk itu masalah ekonomi pun harus benar – benar dapat tercatat dengan baik.

 

  1. Larangan ekonomi atau riba

Menurut surat QS Al baqarah 278 yang berbunyi. “ Hai orang – orang yang beriman kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut).  Jika kamu orang – orang yang beriman. Hal ini dimaksudkan prinsip sistem ekonomi islam yang lainnya adalah larangan riba.  Riba adalah tambahan yang diberikan atas hutang atau transaksi ekonomi lainnya.  Untuk orientasinya dapat mencekik  para peninam dana, khususnya orang yang tidak mampu atau tidak berkecukupan.  dalam Al – Qur’an Allah telah melaknat dan menyampaikan bahwa akan dimasukkan ke dalam neraka.  Bagi mereka yang menggunakan riba dalam ekonominya.

 

  1. Mencari dan mengelola apa yang ada di muka bumi

Menurut surat QS Al jumuah : 10 yang berbunyi “ apabila telah menunaikan shalat, maka bertebarlah kamu di muka bumi. dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak – banyak supaya anda kamu beruntung”.  Hal ini dimaksudkan Allah memberikan perintah kepada manusia untuk dapat mengoptimalkan mencari karunia Allah di muka bumi. Hal ini seperti mengoptimalkan hubungan dan transaksi dengan sesama manusia. Maka untuk itu, jika manusia hanya mengandalkan hasil ekonominya dari seseuatu yang tidak jelas atau seperti halnya judi. Maka apa yang ada di bumi ini tidak akan teroptimalkan. padahal ada sangat banyak sekali karunia dan rezeki Allah yang ada di muka bumi ini.  Tentu akan menghasilkan keberkahan dan berlimpahan nikmat jika benar – benar di optimalkan dengan baik.  Untuk itu dalam hal prinsip ekonomi islam adalah jangan sampai manusia tidak mengoptimalkan atau membiarkan apa yang allah berikan di muka ini dibiarkan begitu saja.  Nikmat dan juga rezeki Allah dalam hal ekonomi akan melimpah jika manusia dapat mencari dan mengelolanya dengan baik.

 

  1. Tidak menimbulkan kesenjangan sosial

Menurut surat QS Al jumuah : 10 yang berbunyi “ dan dirikanlah sembanyang, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul.  Supaya kamu di beri rahmat. Prinsip ekonomi dasar dunia islam dalam hal ekonomi senantiasa Berpijak dengan masalah keadilan. Dimana islam tidak menghendaki ekonomi yang berdampak pada timbulnya kesenjangan.  Misalnya saja seperti ekonomi kapitalis yang hanya mengedepankan aspek para pemodal saja. yakni tanpa mempertimbangkan aspek buruh, kemanusiaan dan masyarakat marginal lainnya. Maka dari itu islam memberikan aturan kepada umat islam untuk saling membantu dan tolong menolong.  Dalam islam memang terdapat istilah kompetisi atau berlomba – lomba untuk melaksanakan kebaikan.  Akan tetapi hal tersebut tidak berarti mengesampikan aspek keadilan dan peduli pada sosial.

Dari prinsip sistem ekonomi islam tersebut dapat dipahami bahwa manusia diberikan aturan dasar mengenai ekonomi islam.  Agar manusia dapat menjalankan kehidupannya sesuai dengan cara sukses menurut islam.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *